Jumat, Maret 24, 2023
spot_img

Warganya Keluhkan Pungli, Camat Wajo Kota Makassar Cuek Dan Menolak Wawancara Konfirmasi Dengan Wartawan 

Jejakkasusnews.idMakassar. Camat Wajo Kota Makassar Hamna Faisal menolak di wawancarai wartawan. Selain menolak diwawancarai, Camat Wajo Kota Makassar ini juga diduga melakukan pembohongan terhadap wartawan. Kejadian itu terjadi pada Jumat (17/03/23) siang.

Dimana saat dimintai konfirmasi oleh wartawan, dirinya (Camat Wajo) mengaku sedang mengikuti program Jumat Curhat bersama Kapolres Pelabuhan Makassar dan mengirim foto dokumentasi Jumat Curhat dengan Kapolres Pelabuhan Makassar.

Padahal kenyataan sebenarnya acara tersebut sudah selesai sejak jam 9.00 Wita pagi. Sementara wartawan mengkonfirmasi melalui pesan whatsapp pada jam 11.45 Wita siang.

Hal itu terungkap setelah wartawan kumbanews mengkonfirmasi ke salah satu anggota Polres Pelabuhan.

“Petugas mengaku bahwa acara tersebut sudah selesai pada jam 9.00 pagi tadi,” kata wartawan kumbanews.

“Acaranya sudah lama selesai dan dilaksanakan di jalan Muhammadiyah,” ucap salah satu anggota Polres Pelabuhan Makassar kepada kumbanews. Jumat, (17/03/2023).

Sebelumnya pada Kamis kemarin, wartawan kumbanews mengkonfirmasi ke Camat Wajo Kota Makassar terkait keluhan warganya pada Jumat Curhat (03/03/2023), dimana mereka mengeluhkan terkait penanganan pungutan liar (Pungli) yang masih marak terjadi di wilayah Kecamatan Wajo.

“Juga parkiran mobil expedisi yang memakai bahu jalan sehingga menimbulkan kemacetan serta penertiban gudang dalam kota,” kata wartawan kumbanews.

“Tetapi, Camat Wajo mengaku kalau sibuk menghadiri acara Rapat Koordinasi di Polres Pelabuhan Makassar dan akan menemui wartawan pada besok atau hari ini Jumat (17/03/2023)”, ujarnya.

“Saya masih ada di Polres Pelabuhan Makassar, lagi Rakor, nanti besok soalnya acaranya sampai sore,” kata Camat Wajo yang dikutip dari wartawan kumbanews. Kamis, (16/03/2023) kemarin.

Namun, kenyataannya yang dilapangan, Camat Wajo selalu mencari cara agar terhindar dari wawancara wartawan dengan melakukan berbagai alasan seperti masih mengikuti program Jumat Curhat bersama Kapolres Pelabuhan Makassar. Padahal acara tersebut sudah selesai pada pagi hari dan acaranya tidak sampai siang.

Baca juga :  Masyarakat Banggae Marbo berteriak, Pemangku Jabatan Takalar Tutup Mata dan Telinga

Sementara itu, Sekjen (LAKIN) Ikhsan Mapparenta Dg Tika mengatakan bahwa Sebagai kepala wilayah dan pemerintahan, seorang Camat harus senantiasa berada di tengah-tengah dan bersama masyarakat.

“Demi dan untuk kepentingan serta wujud pelayanan kepada masyarakat, camat bukan hanya siap bekerja 24 jam dalam sehari semalam. Seandainya saja bisa, harus siap 26 jam sehari semalam,” kata Sekjen LAKIN.

“Seorang camat itu harus sensitif, responsif, aspiratif dan komunikatif terhadap sekecil apapun persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Harus menjadi orang yang pertama mengetahuinya secara detail bukan malah sebaliknya. Kalau Camat Wajo tidak mampu menjalankan tugas fungsi sebagai aparatur negara dalam hal ini pejabat publik, maka sebaiknya mengundurkan diri saja. Apalagi sengaja menghindari wartawan saat minta di konfirmasi,” tegasnya.

*(ICL-PRMGI).

- Tautan Sponsor -
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

JEJAK TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TAUTAN SPONSOR

JEJAK TERBARU

JEJAK TRANDING

JANGAN LEWATKAN

All