PALOPO | JejakKasusNews.Id – Kerja keras jajaran Polres Palopo yang dibackup Resmob Polda Sulsel, akhirnya membuahkan hasil setelah melakukan serangkaian penyelidikan, pelaku pembunuhan terhadap Feni Ere (26), karyawan PT Honda Sanggar Laut Selatan bernama Ahmad Yani alias Amma (35), warga Jalan Nanakang Kota Palopo berhasil ditangkap di Bone-bone, Kabupaten Luwu Utara, Kamis 20/03/2025.
Kapolres Palopo, AKBP Safi’i Nafsikin, menyebut, pelaku hanya satu orang, yakni Ahmad alias Ah. “Pelakunya tunggal. Kasus ini pembunuhan berencana dan pemerkosaan,” Pelaku menaruh hati kepada korban, yang sering dilihatnya pergi dan pulang kerja lantaran pelaku sering mangkal di sekitar rumah keluarga Fenny Ere.
“Pelaku pernah bekerja sebagai tukang di rumah korban waktu memperbaiki plafon serta kanopi. Dari sana pelaku punya hasrat menaruh hati kepada korban, apalagi pelaku sering melihat korban pergi dan pulang kerja saat pelaku yang sering nongkrong bersama teman-temannya disamping rumah korban,”ungkap Kapolres Palopo, AKBP Safi’i Nafsikin
AKBP Safi’i membeberkan, Pelaku habis minum ballo di dekat rumah korban. Sekitar pukul 02.00 WITA dini hari pelaku memanjat lewat tembok belakang dan masuk dalam kamar korban. Pelaku mendapati Fenny Ere tidur menggunakan daster. Korban sempat kaget meronta dan keluar dari kamar, namun kembali dipaksa masuk kamar.
“Korban Fani Ere sempat melakukan perlawanan, sebelum kepala korban dibenturkan ke tembok hingga tak sadarkan diri dan mengeluarkan darah. Pelaku sempat membersihkan darah dan melihat kunci mobil korban, lalu korban diikat, pelaku ini ahli dalam mengikat, kemudian jenazah Feni Ere dibawa ke Battang untuk dikubur,” kata Kapolres AKBP Safi’i. Jumat 21/3/2025.
Pelaku membawa korban tempat pendakian karena memang sering ke sana mendaki, pecinta alam. Setelah mengubur korban, pelaku kembali mengamankan koper dan barang lainnya serta mobil korban untuk dibawa ke sebuah rumah di Makassar. Mobil ditinggal di Makassar, tempat pelaku dulu tinggal saat kerja di Makassar. Sementara barang lainnya di simpan di rumah di Jalan Nanakan Kota Palopo.
“Dari sidik jari yang diamankan di mobil, ada kemiripan dengan pelaku. Indikasinya kuat sehingga tim melakukan pengejaran terhadap pelaku yang berada di Bone-Bone Luwu Utara,” jelas Kapolres AKBP Safi’i.
Sebelumnya, Feni Ere telah dilaporkan hilang kontak sejak 25 Januari 2024 lalu. Korban Feni Ere yang bekerja sebagai sales mobil dilaporkan menghilang tanpa jejak sejak 27 Januari 2024. Pada bulan Juli, mobilnya ditemukan di salah satu kompleks perumahan di Makassar.
Satu tahun menghilang, kerangka tubuh Feni Ere baru ditemukan pada Senin (10/2/2025) dengan kondisi mulut terikat. Lokasi kerangka tubuh Feni Ere ditemukan berada di Kilometer 35, Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, dekat wisata Air Terjun Batu Dewa.
lp ; zulaikha.