Kamis, Maret 30, 2023
spot_img

Sungguh Kasihan !!! Korban Penganiayaan Malah Jadi Tersangka, Ada Apa Dengan Hukum ?

Gowa Sul-Sel,/JEJAK KASUS NEWS.ID–Seorang ibu rumah tangga (IRT)korban penganiayaan oknum Satpol PP Kabupaten Gowa, Harlinda (35) pasca pelaporannya di Polres Gowa sampai saat ini oknum Satpol tersebut belum ditahan. Mirisnya, berbalik pelapor menjadi tersangka, Senin (17/10/2022)

Arni Jonatan, SH. Penasehat Hukum Korban (Harlinda)membenarkan hal itu, ia menegaskan jika pihaknya sangat menyesalkan dan menyayangkan hal ini karena menilai penetapan tersangka terhadap Korban terkrsan terburu – buru dan dipaksakan. Tegasnya.

“Saya sangat sayangkan penetapan tersangka kepada korban , penindakan terhadap pelaku juga belum ada sampai saat ini, saya selaku Penasehat Hukum bahwa pihak penyidik Polres Gowa terlalu terburu – buru menetapkan tersangka kepada korban.” Ujar Arni Jonatan, SH pada wartawan. Selasa (18/10/2022).

Arni Jonathan membeberkan, bahwa bukti dari rekaman CCTV dirumah korban sangat jelas para pelaku mendatangi korban dan siapa yang melakukan pemukulan terlebih dahulu.

“Mengacu pada bukti rekaman CCTV, oknum satpol yang pertama kali melakukan pemukulan, oleh karenanya korban melakukan perlawanan, kita ketahui bersama bahwa semua orang punya hak untuk membela diri, adakah orang mau dipukul gratis begitu, apalagi pelaku memasuki rumah orang.” Bebernya.

Menurut Arni Jonathan, SH, apabila penetapan tersangka kepada Korban tidak sesuai SOP maka pihaknya akan menyiapkan praperadilan dan akan melaporkan oknum Penyidik ke Propam Polda Sulsel.

“Kalau SOP mulai dari penetapan, penangkapan dan penahanan tidak sesuai, maka pasti saya akan praperadilan dan saya siapkan pelaporan ke Propam Polda Sulsel terkait kinerja Penyidik Polres Gowa.” Tambah Arni saat dikonfirmasi awak media.

Dan yang lebih miris lagi kata Arni, kenapa baru hari ini keluar surat penetapan tersangka untuk pelaku, ada apa kok hari ini suratnya bersamaan diantar.” Tutup Pengacara yang berjiwa sosial itu.

Baca juga :  Keluarga Korban Pembunuhan Mutilasi Di Bantaeng Tidak Puas Dengan Hasil Vonis Hakim 10 Tahun Penjara; PH Arni Yonathan Ajukan Banding

Arni Jonathan, SH berpendapat bahwa jika perkara ini dipaksakan pihak penyidik Polres Gowa, maka hal ini akan membuat krisis kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian akan semakin surut, yang nota bene nya saat ini begitu banyak kasus kriminal yang dilakukan oknum tertentu dari institusi kepolisian sendiri.

Lhola/Media Group Poros Rakyat Indonesia

- Tautan Sponsor -
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

JEJAK TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TAUTAN SPONSOR

JEJAK TERBARU

JEJAK TRANDING

JANGAN LEWATKAN

All