Sabtu, Juni 22, 2024
spot_img

Proyek Irigasi Desa Tamanyeleng Diduga Markup dan Bermasalah serta Dana Diselewengkan

GOWA / JEJAK KASUS NEWS.ID – Proyek pembangunan irigasi di Dusun Mannyoi, Desa Tamannyeleng, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa diduga markup dan bermasalah karena tidak sesuai juknis serta Dana Diselewengkan Sebagian oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab.

Diketahui proyek irigasi dana desa yang bersumber dari (APBN) sebesar Rp. 202.714.550 dengan volume panjang 323 meter, ukuran 50×75 cm tahun anggaran 2023.

Dari hasil tim investigasi Ketua DPD LSM LABRAKI Irsan Dg Tayang dilapangan mengungkapkan bahwa pembangunan irigasi diduga markup dan bermasalah karena tidak sesuai juknis sebab pekerjaannya asal-asalan serta Dana Diselewengkan Sebagian

“Pembangunan irigasi sangat jelas cara pengerjaannya, termasuk ditemukan adanya dinding yang tidak di pasangi batu kali, serta campuran plesteran hanya menempel di bagian tanah, parahnya batas waktu pekerjaan proyek tersebut sudah lewat batas sehingga menimbulkan kerugian negara sampe ratusan juta,”ungkap Irsan tayang.

Sementara Ketua Umum lembaga Barisan Rakyat Anti Korupsi (LABRAKI) Abd Hafid Dg Tiro sempat mewawancarai salah satu internal Desa Tamamyeleng menuturkan bahwa proyek tersebut hanya mengabiskan anggaran kurang lebih 100 jt dan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Dipertanyakan sisa anggaran proyek tersebut dikemanakan dan diapakan, internal tersebut menjelaskan secara detail, Kamis (22/06/2023)

“Anggaran yang turun Rp. 202.714.550 juta yang diterima Sekcam dan juga PLT Desa Tamanyeleng Latif Dg Naba, sementara proyek tersebut diduga hanya mengabiskan anggaran sebesar kurang lebih Rp.150.000.000 juta, untuk sisanya dipertanyakan,”tuturnya.

Hingga berita ini turungkan menunggu konfirmasi Sekcam Barombong yanh juga sebagai PLT Desa Tamanyeleng terkait proyek tersebut(red).

Lp ; DS / PRMGI

JEJAK TERKAIT

JEJAK TERBARU

JEJAK TRANDING

JANGAN LEWATKAN

All