Rabu, Juli 24, 2024
spot_img

Penganiayaan Di Kantor PT.Amartha Mikro Finance Kec.Bontonompo , Satu Orang Meninggal Dunia Dua Orang Luka Berat

Gowa,Sulsel/JEJAK KASUS NEWS.ID–Pada hari jumat tanggal 7 Oktober 2022 sekitar pukul 01.30 WITA dini hari bertempat di Kantor PT Amartha Mikro Finance BTN Gangga Permai No.9-10 Kelurahan Tamallayang Kec.Bontonompo Kab.Gowa telah terjadi tindak pidana pembunuhan dan motifnya sampai saat ini belum diketahui jelas, pelaku pun belum diketahui identitasnya.

Kejadian bermula ketika ketiga korban sedang tidur nyenyak di kamar karyawan PT Amartha (TKP) dan tiba-tiba pelaku masuk ke dalam kamar melakukan penganiayaan terhadap para korban dengan menggunakan senjata tajam jenis badik, yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan dua korban lainnya luka berat, setelah melakukan aksinya pelaku pun melarikan diri.

Seorang saksi yang bernama Lelaki Imran mengaku mendapat telpon dari salah seorang korban luka berat yang masih sadar pada waktu itu yaitu Putra Ardiansyah dan saksi yang waktu itu berada di Kec.Bajeng langsung menuju ke Polsek Bontonompo dan melaporkan kejadian tersebut, dan sekitar pukul 02.10 WITA saksi dan personil polsek Bontonompo menuju TKP .

Korban pembunuhan bernama Ismail Bundu Umur 21 tahun beralamat Dangko Desa Bontoramba Kec.Bontoramba Kab.Jeneponto merupakan salah satu karyawan swasta di PT. Amartha Mikro Finance Bontonompo.

Selain Korban meninggal dunia yang disebutkan di atas masih ada dua (2) korban luka berat lainnya yaitu lelaki Putra Ardiansyah umur 20 tahun pekerjaan karyawan swasta , alamat Dusun Salekowa Desa Kalebarembeng Kec.Bontonompo Kab.Gowa dan korban luka berat satunya lagi yaitu Lelaki Aditya Nugraha umur 20 tahun pekerjaan karyawan swasta alamat Kompleks Grand Pattallassang Blok C No 21 Dusun Sangnging-Sangnging Desa Pattallassang Kab.Gowa , dan kedua korban luka berat sudah dilarikan ke RSUD Padjonga Dg Ngalle Kab.Takalar

Ketiga korban baik yang meninggal dunia maupun korban luka berat mengalami luka yang amat parah dan saat ini sudah di tangani oleh pihak RSUD Kab.Takalar sedangkan jenazah Lelaki Ismail Bundu masih di TKP menunggu Tim Doksik Bid Dokkes Polda Sulsel untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan.

Sekitar pukul 05.30 WITA INAFIS Polres Gowa tiba di TKP dan melakukan olah TKP awal dan memeriksa keterangan saksi juga mengamankan barang milik para korban berupa tas , 3 buah handphone , charger dan baju sehingga Diduga sementara tindak pidana tersebut murni penganiayaan.

Laporan: Lhola/Media Group Poros Rakyat Indonesia

JEJAK TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

JEJAK TERBARU

JEJAK TRANDING

JANGAN LEWATKAN

All