Rabu, Juli 17, 2024
spot_img

Orang Tua dan PH Hamsari Aswar Sebut ; Tidak Pernah Terima Surat Panggilan Dari Pihak Jaksa

MAKASSAR, JKnews.id- Orang Tua Hamsari Aswar sebut tidak pernah menerima surat pemanggilan yang dilayangkan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar.

“Terkait yang disebut didalam berita oleh pihak Jaksa dari Kejari Makassar bahwa sudah melayangkan surat pemanggilan sebanyak tiga kali terhadap anak saya, itu tidak benar atau bohong” ujar Mustafa Daeng Tutu saat di wawancarai awak media melalui via telfon whatsaap, Kamis (23/05/2024)

Mustafa juga mengatakan bahwa dirinya sudah mengabari pengacara Hamsari Aswar setelah diamankan pada hari Rabu 22 Mei 2024 sekitar pukul 14.35 WITA.

“Saya juga sudah menghubungi pengacaranya untuk mempertanyakan apa pihak Kejaksaan pernah mengirimkan atau melayangkan surat pemanggilan namun jawabannya tidak perna” ungkapnya

Lanjut Mustafa menjelaskan bahwa pihaknya beberapa bulan lalu menerima surat dari Kejaksaan namun surat pemberitahuan kasasi.

“Setelah Hamsari divonis bebas oleh Hakim, beberapa hari setalah itu, kami didatangi Jaksa dan memberikan surat pemberitahuan Kasasi, kemudian itu surat saya berikan ke pengacaranya pada saat itu” jelasnya

Pasalnya, Mustafa sangat menyayangkan pihak Kejari Makassar setelah melihat disejumlah media online bahwa Hamsari Aswar adalah Daftar Pencarian Orang (DPO)

“Padahal Hamsari tidak pernah kabur seperti apa yang disebut dalam berita bahwa anak ku sembunyi padahal selama ini ada terus ji di rumah, terus dia itu naik turun Makassar/Takalar, makanya herangka kenapa ditangkap lagi anak ku padahal sudah di vonis bebas” ujarnya

Sementara Mirwan, SH selaku pendamping hukum (PH) dari Hamsari Aswar menjelaskan dirinya juga herang dan mengetahui bahwa kliennya telah dijemput oleh Jaksa dari Kejari Makassar.

Mirwan juga menjelaskan awal mulah kasus yang dialami oleh kliennya bahwa Hamsari Aswar dilapor di Polrestabes Makassar tahun 2023.

Setelah dilakukan penetapan tersangka, kata Mirwan, kita gelar perkara di Polda Sulsel dinyatakan bukan bagian dari Pidana

Kemudian tahun 2023 kita sidang di PN Makassar, putusan lepas pertimbangan hakim terbukti secara sah tetapi bukan bagian dari pidana.

“Sehingga saat itu putusan PN Makassar putusan lepas, setelah putusan PN makassar maka jaksa melakukan kasasi” terangnya

Lanjut “Tapi yang disayangkan disini, tidak ada pemberitahuan putusan kasasi maupun surat pemanggilan menurut hasil konfirmasi orang tua”

Sebelumnya diberitakan Tim tangkap buronan (tabur) Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar bersama Jaksa eksekutor telah melakukan penangkapan Terhadap Daftar Pencarian Orang (DPO) pada hari Rabu 22 Mei 2024 sekitar pukul 14.35 WITA.(red)

JEJAK TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

JEJAK TERBARU

JEJAK TRANDING

JANGAN LEWATKAN

All