Sabtu, April 20, 2024
spot_img

Oknum Camat Diduga Telah Menerima Sejumlah Uang Dari Keluarga Pelaku, PJ Bupati Takalar Diharap Bertindak Tegas

TAKALAR, Jejakkasusnews.id – Kasus pengrusakan Kantor Desa Sampulungan masih terus mencuat di media sosial dan tetap menjadi teka-teki hingga saat ini.

Mengapa tidak? Saat ini kursi jabatan Camat mulai goyah akibat terpaan angin tak sedap dikalangan pemberitaan melalui media sosial terkait adanya dugaan sumber dana siluman yang masuk di lingkup pemerintahan Desa Sampulungan, kecamatan Galesong Utara, kabupaten Takalar sampai berita ini kembali tayang. Sabtu, (11/02/2023).

Pemberitaan itu akibat adanya dugaan dana siluman yang tak terlihat yang diterima oleh oknum Sekdes Sampulungan dari pihak keluarga pelaku pengrusakan tersebut, akhirnya berdampak ke Camatnya.

Dugaan akan hal tersebut belum diketahui bahwa siapa yang salah dan siapa yang benar dan siapakah aktor selaku jembatan tersalurkannya dana tersebut.

Dari data yang dihimpun tim usut LAKIN dikabarkan adanya oknum dari perwakilan pelaku pengrusakan yang sampai saat menjadi DPO kepolisian.

Menurut dugaan, transaksi berupa pemberian uang senilai 15 juta rupiah tersebut dari orang tua kedua pelaku itu diserahkan melalui “TS” ipar dari salah satu pelaku yang DPO tersebut.

Selanjutnya uang itu diserahkan ke Sekdes di rumah Kepala Desa Sampulungan. Dan perlu diketahui bahwa berita ini sementara adalah hanya dugaan sementara. Sebab para oknum tersebut belum bisa transparan terhadap tim media dan tim usut LAKIN yang hendak menemuinya.  Namun yang ada, mereka malah menghindar dan memblokir hp milik wartawan sampai saat ini.

Sekjen LAKIN, Iksan Mapparenta mengatakan bahwa dari rekaman kami bersama, oknum Camat tersebut mengatakan bahwa “Saya pahamji apa itu wartawan, karena saya juga ini dulunya wartawanji” ucap oknum Camat tersebut.

Iksan Mapparenta mengajak dan mengatakan bahwa mari kita buka-bukaan saja kalau perlu.

Ingat! Kami ada data A1, ingat itu. Kami tidak mungkin ngomong blak-blakan kalau tidak ada data valid yang kami kantongi,” tegasnya.

Sampai saat ini terkait hal tersebut, beritanya mulai mengambang dan pihak oknum Camat dan Sekdes tidak punya nyali untuk menemui media yang hendak menemuinya.

PJ Bupati Takalar pun sampai saat ini belum ada komentar dan belum mengambil tindakan apa-apa.

“Kami harap kepada PJ Bupati untuk segera bertindak dengan tegas dan beri mereka tindak kedisiplinan demi masyarakat Takalar yang adil dan bersih dari dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum yang berseragam dibalik pemerintahan,” pungkas Sekjen LAKIN.

*(LP: ABK PRMGI). 

JEJAK TERKAIT

17 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

JEJAK TERBARU

JEJAK TRANDING

JANGAN LEWATKAN

All