Minggu, Juli 14, 2024
spot_img

MIRIS! RSU Yapika Kab.Gowa Tidak Memiliki Rasa Nasionalisme ; Sang Saka Merah Putih Lambang NKRI Berkibar Kusam dan Sobek

Gowa | Jknews.id – Sungguh sangat menyayat hati, Pada saat rekan awak media mendatangi RSU Yapika Kab.Gowa untuk menjenguk keponakan (Sabtu, 04/05/2024), tak sengaja melihat kondisi RSU Yapika tersebut pelayanan diduga sangat buruk, ditambah lagi lambang negara indonesia bendera merah putih berkibar di udara dalam keadaan kusam dan sobek.

Aturan tentang pengibaran bendera telah diatur dan ditetapkan oleh UUD Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, yang didalamnya memuat sejumlah aturan terkait imbauan dan larangan pemasangan atau mengibarkan Bendera Negara Sang Saka Merah Putih dalam keadaan rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam.

Ditempat terpisah Direktur Poros Rakyat Media Group Indonesia (PRMGI) Ikhsan Mapparenta mengatakan bahwa Aturan pemasangan dan pengibaran bendera merah putih yang benar sudah diatur oleh UUD Nomor 24 Tahun 2009. oleh karena itu, RSU Yapika Gowa telah mencederai dan menyalahi aturan UUD dan dapat di Sanksi pidana terhadap mereka yang melanggar hal tersebut. Tuturnya”.

“Sanksinya pun jelas telah diatur yang bunyinya Bahwa Barang Siapa Dengan sengaja mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf c; Dapat di Pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah),”ungkapnya.

Selain itu, awak media menambahkan bahwa bagi setiap orang yang merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Bendera Negara Pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

“Semestinya Kepala Direktur RSU Yapika beserta jajarannya sudah paham akan hal itu, serta memperhatikan lambang negara tersebut, Bukan membiarkannya berkibar begitu saja dalam keadaan kusam dan sobek,”tambahnya.

Saat ingin di konfirmasi kepala direktur RSU Yapika drg. H. Haris Nawawi MARS hanya dijawab oleh Humas RSU Yapika Ibu Yeyen dan didampingi Oleh Pak Burhan selaku Penanggung jawab Security dan Clearning service mengatakan tak ada unsur kesengajaan untuk mengibarkan bendera lambang negara dalam keadaan sobek, rusak dan kusam, “Jangan maki buat berita krn sdh klarifikasi juga, dan saat awak media mencoba ingin meminta no via telfon Direktur RSU Yapika lalu Humas RSU Yapika Ibu Yeyen mengatakan “Biasanya kalo media disaya saja pak sebagai Humas”. Tutupnya(*)

Lp ; IDB (PRMGI)

 

JEJAK TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

JEJAK TERBARU

JEJAK TRANDING

JANGAN LEWATKAN

All