Rabu, Juli 17, 2024
spot_img

Memasuki Masa Tenang Pemilu 2024, Ketua Umum PP-HPMM Keluarkan Imbauan

Jejakkasusnews.id – Memasuki Masa Tenang Pemilu Tahun 2024, yang terhitung sejak tanggal 11 hingga 13 Februari 2024, Ketua Umum Pengurus Pusat – Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (PP-HPMM) Periode 2023 – 2025 menghimbau kepada seluruh kader dan masyarakat Massenrempulu untuk terlibat aktif dalam menjaga keharmonisan menjelang hari pemilihan umum berlangsung.

Hal tersebut menjadi perhatian penting untuk mewujudkan pemilu aman dan damai terutama bagi para peserta, pelaksana maupun tim kampanye pemilu itu di Bumi Massenrempulu.

Muhammad Arya selaku Ketua Umum PP-HPMM menghimbaukan kepada semua pihak untuk berperan aktif dan berpartisipasi langsung dalam menyalurkan aspirasi politiknya, umum, bebas, rahasi, jujur dan berkeadilan demi menjaga kesatua dalam menyongsong pemilu 2024 dengan mengedepankan kepentingan bersama.

“Bersama-sama kita menjaga nilai budi luhur budaya Massenrempulu dengan menolak praktik politik transaksional, politik uang, manipulasi suara, hingga jual beli suara. Karena dengan begitu kita telah berjasa untuk menjadikan daerah Kabupaten Enrekang sebagai daerah yang memiliki integritas tinggi,” ujarnya.

“Selain itu saya juga menghimbau kepada peserta dan tim kampanye pemilu untuk tidak melakukan kegiatan yang mengarah pada aktivitas kampanye di masa tenang dengan menamakan kegiatan sosialisasi, silaturahmi, pentas seni, kegiatan keagamaan dan sebagainya,” tegasnya.

Lanjut kata Arya bahwa hal tersebut sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, diantara larangan atau perkara yang tidak boleh dilakukan pada masa tenang tersebut adalah terkait praktik politik uang.

“Dalam Pasal 523 UU 7 Tahun 2017 disebutkan bahwa setiap pelaksana, peserta, dan/atau tim kampanye pemilu yang dengan sengaja pada Masa Tenang menjanjikan atau memberikan imbalan uang atau materi lainnya kepada Pemilih secara langsung ataupun tidak langsung dipidana dengan pidana penjara paling lama empat tahun dan denda paling banyak empat puluh delapan juta rupiah,” jelas Arya.

“Untuk itu saya sangat mengharapkan bagi seluruh kader HPMM dan seluruh masyarakat Massenrempulu untuk tanggap, tidak takut melaporkan ketika menemukan kejanggalan dilapangan selama masa tenang pemilu 2024 berlangsung, apalagi ketika ada yang menawarkan untuk menjual suaranya,” ungkap Arya.

JEJAK TERKAIT

JEJAK TERBARU

JEJAK TRANDING

JANGAN LEWATKAN

All