Rabu, Juli 17, 2024
spot_img

Mayday 2024, Unras Ratusan Massa FREDOM Memperingati Hari Buruh Internasional di Makassar

JKN.idMakassar. Sejumlah organisasi yang tergabung dalam Federasi Rakyat Demokrasi Makassar (FREDOM), melakukan unjuk rasa di pertigaan Pettarani-Alauddin di Kota Makassar. Rabu, 1 Mei 2024.

Terlihat kain hitam bertuliskan Pemerintah Gagal, Negara Hancur dibentangkan oleh massa aksi dari FREDOM.

Terpantau pula puluhan ban bekas di bakar oleh massa sehingga ruas jalan dari arah Jalan Sultan Alauddin, Jalan A.P. Pettarani dan arah Pa’baeng-Baeng Makassar, lumpuh total.

Impi Puto Sambu sebagai pimpinan aksi menyampaikan tuntutan menggunakan pengeras suara, megaphone.

“Aksi kami ini adalah memperingati May Day atau Hari Buruh Internasional di Kota Makassar dengan tuntutan naikkan upah buruh, cabut undang-undang cipta kerja omnibuslaw, wujudkan pendidikan gratis, batasi pekerja asing masuk indonesia,” tegas Impi.

Lanjut kata Impi, agar memberikan sanksi tegas terhadap perusahaan nakal di Kota Makassar serta meminta Kapolri untuk mencopot Kapolda Sulsel dan Kapolrestabes Makassar.

Ratusan massa aksi dari Federasi Rakyat Demokrasi Makassar (FREDOM) yang menggunakan seragam hitam, terpantau juga menahan mobil kontainer untuk dijadikan panggung orasi.

Wakil Jenderal Lapangan, Asmul juga menyampaikan bahwa massa Fredom yang berjalan dari Jalan Tala’salapang hingga pertigaaan Jalan Alauddin dan Jalan A.P. Pettarani Makassar adalah bukti keseriusan massa aksi.

Ditambahkan Asmul, bahwa penyatuan organisasi gerakan atas nama FREDOM ini adalah warna baru di Kota Makassar, sebab beberapa tahun belakangan penyatuan organisasi dapat dikatakan tidak ada lagi.

Beberapa orator dari FREDOM juga menyampaikan bahwa penyatuan ini kami upayakan dalam waktu kurang lebih 1 bulan dan akhirnya ada 25 organisasi gerakan yang menyatakan siap untuk bangun persatuan.

Allang sebagai Koordinator Mimbar dengan lugas menyampaikan juga bahwa penyatuan organisasi ini sebagai bukti Makassar sampai kini menjadi Kota Demonstran dan pihaknya menyebarluaskan hastag #Makassar Kota Demonstran di Sosial Media.

Beberapa saat unjuk rasa berlangsung, terlihat pihak kepolisian yang berjaga-jaga di lokasi bersitegang massa sebab adanya upaya pembakaran ban bekas dari pihak massa aksi yang dinilai mengganggu pengendara lain.

Jenderal Lapangan Fredom menyampaikan bahwa insiden itu adalah miskomunikasi dan saat itu juga dapat dilerai oleh Jenderal Lapangan beserta beberapa massa aksi lainnya.

Menghampiri pukul 18:00 Wita, Impi yang didampingi oleh Asmul membacakan pernyataan sikapnya untuk mengakhiri unjuk rasa dan mempertegas untuk aksi lanjutan besok di tanggal 02 Mei 2024.

“Tanggal 02 Mei adalah hari Pendidikan Nasional, kami secara sikap FREDOM akan kembali melakukan unjuk rasa dengan massa yang lebih banyak lagi dari hari ini,” tegas dia.(**)

JEJAK TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

JEJAK TERBARU

JEJAK TRANDING

JANGAN LEWATKAN

All