Minggu, Mei 19, 2024
spot_img

Mantan Marketing Bank Woori Saudara Sekaligus Ketua Koperasi (SAB) Pusat Makassar Disinyalir Mafia Sindikat Pembobol Bank

Makassar | Jejak Kasus News.Id Mantan marketing Bank Woori saudara cabang makasaar sekaligus ketua Koperasi Sejahtera Abadi Bersama (SAB) pusat makassar inisial FMG alias Bt yang beralamat di Perumahan Tanjung Alya Regency Blok L Kota Makassar di sinyalir mafia pembobol bank, Sabtu 09/12/2023.

Diketahui praktik kotor yang kerap dilakukan mantan marketing dan ketua koperasi, inisial FMG alias Bt sebagai otak mafia sindikat pembobol Bank yang sudah lama menjalankan pemalsuan dokumen setiap nasabah pensiunan untuk proses kredit dengan modus take over lalu menggandakan dimakassar dan diluar makassar.

FMG alias Bt yang di sinyalir otak pelaku dalam memainkan peran dengan cara memalsukan dokumem nasabah pensiunan yang ingin di take over di Bank, kemudian digandakan dan bekerja sama dengan pihak Bank untuk pencairan dana.

Setiap nasabah yang ingin take over suatu kredit harus dilakukan pelunasan hutang terlebih dahulu yang ada pada Bank sebelumnya kemudian menarik SK pensiun untuk dipindahkan ke Bank yang baru, namun tidak demikian dengan mekanisme yang diterapkan oleh oknum tersebut,”ungkap narasumber inisial YS

Melalui narasumber YS kepada awak media menjelaskan bahwa FMG alias Bt memainkan dokumen nasabah dalam kredit pensiunan yang bekerjasama dengan oknum pegawai bank yang bertugas di bagian marketing dan analis kredit untuk manipulasi data termasuk KTP, JAMINAN SK PENSIUN, SLIP GAJI agar debitur seakan tidak memiliki utang bank sebelumnya di Bank lain.

“SK dokumen pensiun nasabah yang masih ada di Bank terdahulu di gandakan sehingga pencairan dibank yang baru seakan sudah di take over padahal tidak, dengan kelicikannya kredit bisa cair dari Bank yang baru, sehingga muncul pertanyaan, SK apa yang digunakan FMG alias Bt untuk melakukan pencairan kredit yang katanya take over tersebut,”jelas korban inisial YS

Selain itu, untuk pengajuan kredit maka nasabah harus menjaminkan SK Asli. Nah, bagaimana dengan mekanisme yang ditempuh oleh oknum FMG alias Bt, sementara SK nasabahnya masih ada pada Bank yang lama dan ini yang dilakukan saat masih menjadi marketing di Bank Woori Saudara atas kejahatan yang dilakukan apalagi sudah banyak korbannya di kota Makassar dan diluar kota makassar.

“Memang FMG alias Bt sebagai otak pelaku dalam memainkan peran dan sudah pengalaman dalam hal pembobolan bank melalui dokumen yang dipalsukan, sehingga disinyalir bahwa koperasi yang didirikannya hanyalah kedok untuk melancarkan aksi kejahatan,”ujarnya.

Ditempat terpisah dari hasil wawancara awak media terhadap salah satu korban bernama Hatibu Dg Raga yang berada di wilayah kecamatan marbo kabupaten takalar menuturkan bahwa waktu itu, FMG alias Bt yang memerintahkan anggotanya untuk melakukan take over kepada saya, dari bank BRI ke Bank Woori Saudara, namun dibalik itu bukan take over malah memanfaatkan saya dan tidak ada take over sebab berkas dokumen pensiunan masih ada di Bank BRI dan Ada juga di Bank Woori saudara.

“Saya bingung dan ditipu sebab uang penebusan di Bank BRI sebesar Rp.125.000.000 jt sudah diambil dan dikemanakan waktu itu, saya hanya ditanya bahwa pencairan cuma Rp.200.000.000 jt dari bank Woori saudara, lalu saya dikasi Rp.42.000.000 jt, terus sisanya Rp.33.000.000 jt dan uang penebusan dimana!?, sementara dokumen SK pensiun saya masih ada di bank BR dan ada juga di Bank Woori Saudara,”kata Korban Hatibu Dg Raga.

Penelusuran berlanjut saat awak media menemui narasumber inisial SS di salah satu cafe Sija di Kabupaten Gowa menerangkan bahwa FMG alias Bt sudah lama bekerja seperti itu, dimana sering memalsukan data dari nasabah untuk para pensiunan yang telah berumur lanjut, setelah dana dari Bank cair maka mereka melalui kaki tangan yang ada untuk mengambil uang yang nominalnya cukup besar, dengan alasan akan melunasi hutang pada bank terdahulu, namun uang yang mereka ambil dari nasabah tidak dilanjutkan ke bank tersebut, melainkan dipakai untuk diri sendiri serta para sindikat sehingga dalam hal ini nasabahlah yang menjadi korban karena ditagih oleh Bank terdahulu.

“Dari peran masing-masing oknum tersebut mendapatkan keuntungan dari pencairan debitur, dimana mereka bermain untuk mengajukan pinjaman melalui debitur sehingga debitur mendapatkan pinjaman padahal debitur telah terbukti memiliki pinjaman di Bank sebelumnya dengan jenis produk yang sama dengan jaminan dan syarat kredit yang sama, lalu di proses untuk bisa dicairkan di Bank Woori Saudara, kalau tidak salah masih ada laporannya FMG alias Bt dipolrestabes makassar atas dugaan pemalsuan terhadap korban Jumliaty,”terang Narasumber inisial SS.

Saat awak media melakukan konfirmasi langsung kepada mantan marketing Bank Woori Saudara sskaligua Ketua Koperasi Sejahtera Abadi Bersama (SAB) FMG alias Bt dan didampingi pengelolanya inisial AM hanya mengatakan tidak ada hubungannya koperasi dengan kasus yang bergulir di bank manapun sebab itu terpisah.

“Kalau untuk nasabah atas nama Hatibu Dg Raga ditakalar saya tidak kenal dan itu memang pernah mengajukan take over di Bank Woori Saudara cabang makassar, saat kembali ditanya terkait narasumber yang kami sebutkan, langsung terdiam dan mengatakan bantu kami untuk pemasaran koperasi yang baru dirintis,”ucap FMG alias Bt.

Kepada pihak otoritas jasa keuangan makassar selaku control seluruh perbankan provinsi sulawesi selatan untuk meninjau dan mengaudit Bank Woori Saudara cabang makassar agar kejahatan bisa terungkap dan jelas termasuk pidana dimana tertera dalam pasal 263 KUHP Jo 266 KUHP dengan hukuman 7 tahun penjara, serta Pasal 378 KUHP tentang penipuan terhadap nasabah.

Lp ; Mrs ( P R M G I)

JEJAK TERKAIT

JEJAK TERBARU

JEJAK TRANDING

JANGAN LEWATKAN

All