Rabu, Juli 24, 2024
spot_img

Mahasiswi UNM Makassar Dianiaya, Pengacara Korban Minta Pelaku Segera Ditangkap

Jejakkasusnews.id – Mahasiswi di salah satu Universitas di Kota Makassar dilaporkan telah dianiaya. Lokasi kejadian tersebut terjadi di lingkungan salah satu kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) di Kota Makassar pada Minggu, (14 Januari 2024), sekitar pukul 19.30 Wita.

Menurut informasi yang didapatkan media ini, korbannya adalah Mahasiswi S1 Fakultas Olahraga, Universitas Negeri Makassar yang berinisial (NA).

Adapun pelaku penganiayaan yang dilaporkan sumber ke media ini, pelaku adalah salah satu Mahasiswa Program Doktoral Ilmu Hukum/S3 berinisial (FM) yang juga tercatat sebagai Atlet Karate Nasional.

Sumber informasi juga mengatakan bahwa pada Jum’at, (19 Januari 2024), Pengacara korban telah mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel guna mengecek dan menanyakan perkembangan laporan kliennya berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B/42/1/2024/SPKT/Polda Sulawesi Selatan, tertanggal 15 Januari 2024.

“Pengacara korban, Ahmad Syahirul Alim S.H didampingi Tim Hukum lainnya Ahmad Zulfikar S.H, Muh. Vikram Syahrir A.S S.H dan Ramadhani M S.H turut hadir saat Konferensi Pers digelar Jumat (19 Januari 2024) setelah mendatangi Polda Sulsel,” kata Sumber.

Dalam Konferensi Pers itu disebutkan sumber bahwa Tim Hukum sebelumnya telah ke Ditreskrimum Polda Sulsel guna mengecek atau menanyakan terkait perkembangan Laporan Kliennya yang merupakan korban penganiayaan.

“Terduga pelaku yang dilaporkan berinisial (FM) berdasarkan Laporan Polisi LP/B/42/1/2024/SPKT/Polda Sulawesi Selatan, tertanggal 15 Januari 2024,” kata Sumber.

“Terkait dengan Laporan Polisi itu, Penasihat Hukum korban juga menyampaikan agar Terlapor segera diproses sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku,” kata Sumber.

Lebih lanjut Tim Hukum korban dalam Konferensi Pers mengatakan kondisi korban hingga saat ini masih merasakan sakit pada bagian paha dan lengan akibat tendangan dan tinjuan pelaku.

“Korban juga trauma dan ketakutan atas kejadian tersebut sebab korban kerap kali diancam oleh Pelaku sebelum terjadi penganiayaan,” kata Tim Hukum korban yang diteruskan Sumber.

Disampaikan oleh Sumber bahwa pada saat Konferensi Pers digelar, Tim Hukum korban menjelaskan kronologi kejadian sebagai berikut :

“Berawal saat klien kami berada di lokasi kejadian karena ada kegiatan formal perguruan. Klien kami sebagai salah satu panitianya. Karena tiba waktu Shalat, klien kami bergegas melaksanakan shalat Magrib di salah satu ruangan gedung kampus tersebut. Usai Shalat, korban duduk dilantai dan ngobrol bersama rekannya, tiba-tiba pelaku mendatangi korban dan menyampaikan kepada korban kalimat umpatan dengan bahasa Makassar : “Tel*so ini, masih muncul di depanku” sambil pelaku menendang paha korban”.

“Dengan nada tinggi, Pelaku juga menyampaikan kepada korban dengan kalimat : “Masih beraniko muncul didepanku!! Pulangko.!!”.

“Setelah kejadian itu, korban lalu berdiri sambil menangis dan pelaku kembali melakukan aksinya dengan meninju lengan korban”.

JEJAK TERKAIT

JEJAK TERBARU

JEJAK TRANDING

JANGAN LEWATKAN

All