Minggu, Juli 14, 2024
spot_img

LSM GEMPAK-HAM Desak Kapolda Sulsel Untuk Evaluasi Kinerja Kapolsek Kajang Bulukumba

JKN.idBulukumba. LSM GEMPAK – HAM mendesak Kapolda Sulsel untuk mengevaluasi kinerja Kapolsek Kajang Polres Bulukumba beserta jajarannya karna dinilai tidak mampu menegakkan supremasi hukum yang ada di wilayah Polsek Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Perihal tersebut disampaikan oleh Ketua LSM GEMPAK HAM, Emil Salim yang menceritakan kronologis penyebab terjadinya insiden penganiayaan. Jum’at, (5 April 2024) kepada JKN.id melalui Gunawan via whatsapp.

“Awalnya korban menagih utang sebesar Rp.10.360.000 kepada korban. Namun naasnya terduga pelaku atas nama Nurmi bin Daming, justru menganiaya korban saat meminta uang yang dipinjamkan pelaku,” kata Emil.

“Karena penganiayaan itu, korban mangambil langkah hukum dengan melaporkan perbuatan pelaku di Polsek Kajang Polres Bulukumba,” ungkap Emil.

Ketua LSM GEMPAK HAM, Emil Salim kemudian menambahkan bahwa pada saat terduga pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka, malah kabur dan melarikan diri ke Malaysia sejak 2018 sampai saat ini 2024.

“Yang mengherankan, saat ini pelaku sudah kembali ke Kajang, namun tidak ada tindakan dari Aparat Penegak Hukum yakni Kepolisian Sektor Kajang Polres Bulukumba,” ungkap Emil.

Diapun kemudian mengatakan bahwa keluarga korban (anak korban) berharap mendapatkan keadilan dan pelaku di hukum sesuai perbuatannya.

Emil juga mengatakan kepada media ini bahwa alamat terduga pelaku penganiayaan beralamat di Dusun Lamantang, Desa Bonto Biraeng, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba.

Saat ditanyakan perihal siapa korban yang dimaksud oleh Ketua LSM GEMPAK HAM, Emil menjawab : “Korban atas nama Masita, dengan alamat di Dusun Lamantang, Desa Bonto Biraeng, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba”.

*(WhaChopel).

JEJAK TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

JEJAK TERBARU

JEJAK TRANDING

JANGAN LEWATKAN

All