Rabu, Juli 17, 2024
spot_img

Kejari Makassar Bantah Tudingan Pihak Hamsari Aswar, Ini bukti Chat Jpu ke PH

MAKASSAR, JKnews.id – Pasca ditangkapnya Hamsari Aswar oleh Tim Tabur (Tangkap Buronan) Intelijen Kejari Makassar bersama Jaksa Eksekutor pada hari Rabu tanggal 22 Mei 2024 Sekitar pukul 14.45 WITA, Pendamping Hukum (PH) dan Orang Tua menuding tidak mendapatkan informasi serta surat pemanggilan seperti apa yang dijelaskan didalam berita yang viral.

Tudingan tersebut dibantah oleh pihak Kejari Makassar bahwasanya pihak Pengadilan Negeri (PN) Makassar telah selesai memberitahukan ke Pengacara Hamsari Aswar.

” Putusan Kasasi sudah disampaikan kepada terdakwa atau pengacara terdakwa oleh pihak PN, Karena Menyampaiakan putusan kasasi terdakwa dan JPU adalah tugas pihak PN dan hal tersebut telah kami konfirmasi ke PN. ” Kata Andi Alamsyah melalui pesan singkat whastaap,Jum’at (24/05/2024).

Meski diketahui mengenai pemberian informasi putusan kasasi itu bukan tugas jaksa melainkan pihak pengadilan ,kata Alamsyah JPU juga sudah Menyampaiakan pengacara Hamsari melalui via pesan singkat whastaap pada hari Senin 01 April 2024.

” Bahkan pihak JPU sudah memberitahu penasehat hukum terdakwa mengenai putusan kasasi tersebut via WA” Ujarnya.

Setelah putusan kasasi diterima JPU dan informasi putusan kasasi sudah terkonfirmasi oleh pengacara, kata Alamsyah selanjutnya melayangkan surat pemanggilan kepada Hamsari.

” Setelah kami menerima putusan kasasi , kami mengirimkan pemanggilan kepada terdakwa ,relas surat pemanggilan ada sama jaksanya tapi ini hari libur jadi belum bisa kami perlihatkan” Tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, PH dan Orang tua Hamsari Aswar menuding sebelum pihak kejaksaan mengamankan terdakwa, pihaknya sama sekali tidak menerima surat pemanggilan atau informasi dari semua pihak.

” Terkait yang disebut didalam berita oleh jaksa dari Kejari Makassar bahwa sudah melayangkan surat pemanggilan sebanyak tiga kali terhadap anak saya , itu tidak benar atau bohong ” Ujar Mustafa Daeng Tutu saat di wawancarai melalui via telpon whastaap, Kamis (23/05/2024).

Sementara Mirwan SH, Pengacara Hamsari Aswar senada dengan Mustafa Daeng Tutu bahwa sebelum kliennya di jemput, pihak Kejari Makassar dan PN Makassar memberikan informasi putusan Kasasi dan tidak pernah menerima surat panggilan.

” Tapi yang disayangkan disini, tidak ada pemberitahuan putusan kasasi maupun surat pemanggilan menurut hasil konfirmasi orang tua ” ungkapnya.

Jauh sebelumnya, Tim Tangkap Buronan (Tabur) Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar bersama jaksa eksekutor telah melakukan penangkapan terhadap Daftar Pencarian Orang (DPO) pada hari Rabu 22 Mei 2024 sekitar pukul 14.35 WITA.

DPO tersebut kata kasi intelijen Kejari Makassar terpidana atas nama Hamsari Aswar diamankan di jalan Kubui Dg Tutu No.115, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi selatan.

” Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI nomor : 718 K/Pld/2023 tanggal atas nama tersangka Hamsari Aswar yang menyatakan terpidana terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ” Penggelapan secara berlanjut ” dengan pidana penjara selama 10 (Sepuluh) bulan dengan perintah agar terpidana segera ditahan ” Ujar Andi Alamsyah melalui keterangan pers rilis,Rabu (22/05/2024).

Lebih lanjut kata beliau , ” Terdakwa Hamsari Aswar sudah dipanggil secara patut selama 3 (Tiga) kali untuk melaksanakan Eksekusi putusan Mahkamah Agung yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap(inkrachi)”Tegasnya.(red)

JEJAK TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

JEJAK TERBARU

JEJAK TRANDING

JANGAN LEWATKAN

All