Rabu, April 17, 2024
spot_img

Inspektur Wilayah I Beri Penguatan Terhadap Kinerja Kepala UPT di Bawah Naungan Kanwil Kemenkumham Sulsel

MAKASSAR | JEJAK KASUS NEWS.ID – Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Hukum dan HAM RI (Kemenkumham RI) melalui Inspektur Wilayah (Irwil) I memberikan penguatan kepada seluruh kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan Kantor WIlayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkumham Sulsel) dalam rangkaian “Irwil I Aktif Mendengar Memberi Solusi”, bertempat di Aula Bhinneka Tunggal Ika Kanwil Kemenkumham Sulsel pada Kamis (12/10).

Dalam kesempatan ini, Irwil I Ika Yusanti dalam pengarahannya mengatakan Inspektorat Jenderal hadir dan bertugas untuk menyelenggarakan pengawasan intern di Kemenkumham. Hal ini sejalan dengan Organisasi dan Tata Kerja (Orta) Kemenkumham No 41/2021 Pasal 319 yang menyatakan Inspektorat Jenderal mempunyai tugas menyelenggarakan pengawasan intern di Kemenkumham.

Ika kemudian menjelaskan bahwa dalam penyelenggaraan pengawasan ini, diperlukan perubahan paradigma peran Inspektorat yang selama ini berkembang sebagai sosok yang hanya mencari kesalahan menjadi mitra kerja stratergis. “Paradigma pengawasan internal (Watch Dog) akan dihilangkan, kita tidak bekerja untuk mencari kesalahan. Kita sesungguhnya adalah mitra kerja (Strategic Partner). Kami bersama Auditor adalah mitra kerja para Kepala UPT.” jelas Ika.

Selanjutnya, Ika menjelaskan mitra kerja ini terbagi dengan 4 (empat) aspek yaitu: melakukan manejemen resiko, memberikan peringatan dini, memberikan jaminan kualitas kinerja, dan konsultasi. Ika berharap kehadiran mitra kerja ini dapat mengantisipasi masalah yang akan terjadi dikemudian hari.

Tidak lupa, Ika mengapresiasi kepada 7 (tujuh) UPT yang akan menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yaitu: Lapas Kelas IIA Bulukumba, Lapas Kelas IIA Palopo, Lapas Kelas IIA Parepare, Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Rutan Kelas IIB Bantaeng, Rutan Kelas IIB Barru, dan Rutan Kelas IIB Sengkang. Sementara 3 (tiga) satker yang akan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yaitu: Kanwil Kemenkumham Sulsel, Kanim Kelas II TPI Parepare, dan Lapas Kelas IIA Watampone. Untuk dapat mencapai predikat WBK/WBBM, Ika memberikan tips kepada Kepala UPT untuk dilaksanakan, yaitu: 1) tingkatkan pelayanan publik yang berkualitas; 2) usahakan meminimalisir krluhan; 3) respon setiap ada pengaduan; dan 4) jangan sampai ada berita viral.

Berikutnya, Ika memberikan 3 (tiga) kunci sukses Kepala UPT untuk dilaksanakan yaitu: 1) Pengelolaan Anggaran – Kepala UPT harus bertanggungjawab atas laporan keuangan di satker masing-masing; 2) Problem Solver – Kepala UPT harus adaptif terhadap perkembangan lingkungan kerja, bersinergi dengan pimpinan dan stakeholder, dan tidak mengeluhkan kinerja pegawai bawahan dan arahan atasan; 3) Prestasi/Inovasi – Prestasi tidak harus mencapai kesempurnaan atas kinerja UPT, melainkan Kepala UPT sebaiknya tidak menjadi problem solver.

Terakhir, Ika mengajak seluruh Kepala UPT untuk mempedomani 10 (sepuluh) Pesan Keagungan Karakter dari Inspektur Jenderal Razilu. “Internalisasikan pesan ini kepada seluruh jajaran di UPT masing-masing,” pesan Ika.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Liberti Sitinjak mengucapkan terima kasih kepada Irwil I yang telah memberikan penguatan kepada Kepala UPT se-Sulsel. Liberti mengajak seluruh Kepala UPT untuk menindaklanjuti arahan ini pada tataran implementasi dalam melaksanakan tugas dan fungsi (tusi).

“Pada saat mendengarkan pengarahan ini, Kepala UPT harus bersikap sopan santun. Jika atasanmu bicara, jangan fokus ke yang lain,” kata Liberti.

Untuk dapat meningkatkan kinerja Kepala UPT, Liberti mengarahkan untuk: 1) setiap individu mengalahkan diri sendiri; 2) memahami orang lain saat bertugas; dan 3) memelihara musuh (misal wartawan) dengan cara persiapan untuk mengerjakan sesuatu secara benar. “Pahami regulasi yang berlaku supaya anda selamat dalam menjalankan tugas,” ujar Liberti.

Khusus kepada Kepala UPT yang akan keluar dari Sulsel, Liberti memintanya untuk meninggalkan kelakukan buruk di Sulsel. Sementara kepada Kepala UPT yang baru agar tidak berbuat korupsi dalam bertugas. “Ingatlah tidak ada suap-suap disini!” tegas Liberti.

Terakhir, Liberti berpesan untuk bekerja secara profesional. “Buatlah kantor anda berwibawa. Mudah-mudahan penguatan Irwil I ini menjadi bekal Kepala UPT dengan harapan kinerja Kanwil Kemenkumham Sulsel jauh lebih baik daripada yang sekarang,” pesan Liberti.

Penguatan ini turut dihadiri oleh Kepala Divisi Administrasi Indah Rahayuningsih, Kepala Divisi Keimigrasian Jaya Saputra, dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Yudi Suseno.

Lp ; MHS / PRMGI

JEJAK TERKAIT

JEJAK TERBARU

JEJAK TRANDING

JANGAN LEWATKAN

All