Sabtu, April 20, 2024
spot_img

Diduga Pembela Oknum Wartawan Bodrex Nongol di Sulsel, Ini Tanggapan PRMGI

MAKASSAR / JEJAK KASUS NEWS.ID – Ketua Umum Poros Rakyat Media Group Indonesia (Ketum PRMGI) Iksan Mapparenta Daeng Tika, menanggapi Ketua Perkumpulan wartawan Media online Indonesia Sulawesi Selatan (PWMOI Sulsel) bahwa adanya unsur delik didalam berita yang ditayangkan oleh media online Jejak Kasus News.id

“Saya ingatkan didalam berita yang dimuat terkait wartawan Bodrex oleh tim PRMGI tidak menyebutkan satu nama media online, jika ada yang tersinggung berarti dia mii itu, aneh banget ya, herang Penginapan Bali di beritakan anda semua yang kebakaran jenggot” tutur Daeng Tika, sambil geleng-geleng kepala, Minggu (04/06/2023)

Lebih lanjut Daeng Tika mengatakan didalam tanggapannya bahwa jika kita mencari unsur delik didalam pemberitaan ketika orang yang dituduh sebagai wartawan Bodrex itu disebutkan namanya.

“sedikit kami kasi tanggapan bahwa kami punya berita pertama harusnya klarifikasi kepada (PRMGI) dan kami menyebutkan wartawan Bodrex bukan menyebutkan nama medianya, kalau ketua PWMOI sudah menyebutkan nama media kami berarti sudah masuk ada unsur delik” tutupnya

Sementara Pimpinan Redaksi Jejak Kasus News.id merasa keberatan nama media dirinya disebut-sebut

“Disini saya jelaskan, dengan tegas didalam pemberitaan yang saya muat diportal tidak pernah sama sekali menyebut nama media atau nama seorang pewarta, jadi kalau boleh saya fahamkan kembali pernyataan didalam berita yang bisa dikatakan ada unsur delik. Saya rasa hal tersebut salah alamat” tegas, Helmi saat diwawancarai Minggu malam.

Helmi juga selaku Hubungan Masyarakat (Humas) PRMGI mengatakan Dewan Pers tidak pernah mengeluarkan undang-undang tentang Perlindungan hukum kepada wartawan Bodrex.

“Sejak kapan wartawan Bodrex mendapatkan perlindungan hukum dari Dewan Pers??”

JEJAK TERKAIT

JEJAK TERBARU

JEJAK TRANDING

JANGAN LEWATKAN

All