Selasa, Juni 25, 2024
spot_img

Aktor di Belakang Layar ; Dana Siluman Kasus Pengrusakan Kantor Desa Sampulungan Akan Terungkap!!

TAKALAR / JEJAK KASUS NEWS.ID – Kasus pengrusakan kantor desa sampulungan terus mencuat di media sosial dan tetap menjadi teka teki di balik layar. Mengapa tidak saat ini kursi jabatan camat mulai goyah akibat terpaan angin tak sedap dikalangan pemberitaan melalui media sosial terkait adanya dugaan sumber dana siluman yang masuk di lingkup pemerintahan desa sampulungan, kecamatan galesong utara, kabupaten takalar. Sampai berita ini tayang Sabtu 28/01/2023.

Akibat dugaan adanya dana siluman yang tak terlihat yang diterima oleh oknum sekdes sampulungan oleh pihak keluarga pelaku pengrusakan tersebut, akhirnya berdampak ke Camatnya. Dugaan akan hal tersebut belum diketahui kebenarannya bahwa siapa yang salah dan siapa yang benar, dan siapakah aktor selaku jembatan tersalurkannya dana tersebut.

Dari data yang dihimpun tim usut LAKIN dikabarkan adanya oknum dari perwakilan pelaku pengrusakan yang sampai saat menjadi DPO kepolisian. Menurut dugaan trangsaksi berupa pemberian uang senilai 15 juta rupiah tersebut dari orang tua ke dua pelaku itu diserahkan melalui “TS” ipar dari salah satu pelaku yang DPO tersebut, selanjutnya uang itu diserahkan ke sekdes di rumah kepala desa sampulungan. Dan perlu diketahui bahwa berita ini sementara adalah hanya dugaan sementara. Sebab para oknum tersebut belum bisa transparan terhadap tim media dan tim usut LAKIN yang hendak menemuinya, namun mereka malah menghindar dan memblokir hp milik wartawan.

Tak sampai disitu saja, Perdebatan sengitpun terjadi antara oknum camat galut dan Penasehat Hukum (PH) tersangka melalui komunikasi telpon. Oknum camatpun akhirnya mencerca dan menuduh seorang PH mengambil uang dari orang tua tersangka, dan selanjutnya dikatannya bahwa “Iriko dengan jabatanku sebagai camat” ucap oknum camat galut.

Ditambahkannya, Sekjen LAKIN Iksan Mapparenta mengatakan bahwa dari rekaman kami bersama oknum camat tersebut mengatakan bahwa “Saya pahamji apa itu wartawan, karena saya juga ini dulunya wartawanji” ucap oknum camat tersebut. Iksan Mapparenta mengatakan bahwa mari kita buka bukaan saja kalau perlu, ingat kami ada data A1, ingat itu. Kami tidak mungkin ngomong blak blakan kalau tidak ada data valid yang kami kantongi, Tutupnya.

Lp ; T I M / P R M G I

JEJAK TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

JEJAK TERBARU

JEJAK TRANDING

JANGAN LEWATKAN

All