Darwin Daeng Ninra
Pemerhati Nelayan di Bantaeng
“Ditengah kondisi ekonomi yang semakin menekan, masyarakat kecil kian hari kian merasa sulit memenuhi kebutuhan hidup”.
“Harga kebutuhan pokok terus merangkak naik dan lapangan kerja makin sempit, sementara penghasilan tak kunjung membaik”.
“Dalam situasi seperti ini, celah-celah kehidupan masyarakat justru dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok mafia untuk mencari keuntungan pribadi”.
“Fenomena ini bukan hal baru, namun belakangan terasa semakin nyata dan meresahkan”.
“Mereka menguasai mata rantai distribusi BBM dan memainkan harga, bahkan mengatur pasokan demi kepentingan golongan tertentu, tanpa peduli dampaknya bagi rakyat kecil”.
“Misalnya di sektor energi, Mafia BBM kerap bermain dibalik distribusi Solar Bersubsidi yang berimbas pada seringnya terjadi kelangkaan BBM itu sendiri di Kabupaten Bantaeng”.
“Akibatnya, pelaku usaha kecil seperti nelayan dan petani menjadi korban, karena tidak bisa berproduksi diakibatkan bahan bakar tidak tersedia atau dijual diatas harga wajar”.
“Masyarakat dibiarkan panik, antre, bahkan membeli dengan harga yang tak masuk akal, sementara segelintir orang menikmati keuntungan dari kekacauan tersebut”.
“Jika negara tidak bisa memberantas para Mafia BBM, itu sama halnya negara kalah sama preman”.